ADVERTORIAL

Tiga Pesan Pembimas Katolik untuk Pegawai Kemenag Sulbar

BANNIQ.Id.Sulbar. Saat didaulat menjadi Pembina upacara,belum lama ini Pembinaan Katolik Kemenag Sulbar menyampaikan tiga poin penting untuk pegawai Kemenag Sulbar.

Pesan pertama yang disampaikan Pembimas Katolik harapan peran serta Pegawai Kemenag Sulbar khususnya penyuluh agama untuk membantu pemerintah provinsi dalam menyelesaikan persoalan stunting.

KLB PSSI Sulbar, Ketua KONI Berharap Sepak Bola Ukir Prestasi di PON

Ia mengatakan persoalan stunting di Sulawesi Barat semakin memprihatinkan karena provinsi hasil pemekaran Sulsel ini masih menjadi salah wilayah dengan angka stunting tertinggi di Indonesia. Sehingga dibutuhkan peran seluruh elemen untuk menuntaskan permasalahan tersebut.

Selanjutnya, Petrus Tandilodang juga menyampaikan pesan agar seluruh pegawai Kemenag terlibat dalam menyukseskan pilihan umum yang damai.

IPM Sulbar 2026 Meningkat Jadi 71,96 Poin, Pembangunan Manusia Kian Membaik

Keterlibatan yang dimaksud Petrus ialah memberikan pesan kedamaian dan menyejukkan dalam menghadapi pesta demokrasi di tahun 2024 mendatang.

Pegawai Kementerian Agama diharapkan mampu mencegah potensi konflik yang akan terjadi di kalangan masyarakat karena perbedaan pilihan dengan menyampaikan pesan-pesan keagamaan.

Disdik Polman Luncurkan Program Penguatan Karakter dan Pelestarian Budaya Mandar di Sekolah

Namun dengan tegas Petrus Tandilodang mengatakan jika keterlibatan pegawai kementerian agama hanyalah sebatas mencegah potensi konflik saja serta untuk menyukseskan pemilu yang damai.

Pembimas Katolik menghimbau ASN Kementerian Agama yang ada di Sulbar agar berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan menjelang Pemilu 2024, karena Undang-Undang dengan tegas melarang ASN terlibat dalam politik praktik.

“Saya harap ASN (Kemenag) berhati-hati (perkataan dan tingkah laku) karena ini tahun politik”.

Selain kedua hal itu, Petrus Tandilodang juga menitipkan pesan ke pegawai Kemenag untuk terus mengembangkan kemampuan diri demi menopang tugas dan fungsinya sebagai abdi negara.

Karena jika seorang pegawai tidak mengembangkan kemampuannya lanjut Petrus, maka akan terjadi stagnan dan berpotensi tertinggal oleh kemajuan zaman.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini akan mempermudah setiap orang untuk mengembangkan kemampuan diri.|***

× Advertisement
× Advertisement