Sabtu, April 13, 2024

Berkurang Satu Kursi Hasil Pileg 2024, PDIP Tetap Dapat Jatah Kursi Pimpinan di DPRD Sulbar

- Advertisement -

Ketua dan Sekertaris DPD PDIP Sulbar, Dr.H.Agus Ambo Djiwa,MP dan Charles Wiseman,SH(foto:repro)

BANNIQ.Id. Mamuju – Hasil rekapitulasi perhitungan suara untuk caleg DPRD tingkat provinsi telah dirampungkan KPU Sulbar pada Sabtu (9/3/2024) pekan lalu. Hasilnya, empat partai politik berada di urutan teratas, yaitu Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, dan PDIP.

PDIP berada di urutan keempat dengan perolehan suara sebanyak 82.271 dan mendapatkan 5 kursi di DPRD Sulbar. PDIP pun berhak mendapatkan kursi pimpinan DPRD dengan menjadi wakil ketua III.

Ketua DPD PDIP Sulbar Agus Ambo Djiwa pun memberikan apresiasi atas capaian PDIP di Pileg 2024 khususnya di tingkat provinsi.

“Meski kursi PDIP berkurang dari 6 ke 5 tapi semua caleg dan struktur partai telah bekerja dengan baik. Ini patut disyukuri karena dua periode kita bisa dapat pimpinan DPRD. Kita dapat 1 kursi DPR RI dan 5 kursi DPRD provinsi. Di kabupaten juga cukup baik. Seperti di Mamuju dapat 4 kursi, dari sebelumnya hanya 1 kursi. Malah bisa jadi pimpinan DPRD juga,” kata Agus, Selasa (12/3/2024).

PDIP kehilangan 1 kursi di Dapil Sulbar IV atau di Kabupaten Majene untuk DPRD provinsi.

Mantan Bupati Pasangkayu dua periode ini pun berharap agar seluruh caleg PDIP yang terpilih menjadi anggota dewan bisa bekerja dengan baik, memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakili, dan mau lebih banyak belajar untuk meningkatkan kualitas SDM sebagai anggota dewan.

Pada pileg 2024, Partai Golkar mendapatkan suara sebanyak 153.199 dan mendapatkan 10 kursi. Dan secara otomatis Golkar yang mendapatkan posisi Ketua DPRD Sulbar.

Demokrat berada di urutan kedua dengan perolehan suara sebanyak 135.162 dan mendapatkan 8 kursi. Dengan demikian, Demokrat mendapatkan posisi wakil ketua I.

PAN mendapatkan suara sebanyak 86.084 dan mendapatkan 5 kursi. Wakil ketua II menjadi hak PAN di DPRD Sulbar.|***

BERITA TERKAIT

Berita Populer

Komentar Pembaca

error: