CEREMONY

Kang Maman Bakal Hadir di Mamuju, Festival Literasi Sulbar Ajak Generasi Muda Sulbar Nyalakan Cahaya Pengetahuan

BANNIQ.Id. Mamuju. Dunia literasi di Sulbar kembali mendapat ruang untuk tumbuh melalui Festival Literasi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulbar. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung 15 September 2026 itu akan menghadirkan penulis sekaligus pegiat literasi kelahiran Makassar, Maman Suherman, yang akrab disapa Kang Maman.

Kehadiran Kang Maman di Mamuju disampaikan langsung melalui sebuah video pendek yang diposting di akun Facebook Mustari Mula, Rabu (9/9/2026).

Muliadi Bintaha Gerak Cepat Susun Kepengurusan Golkar Majene, Hari Ini Rapat Tim Formatur

“Ingat, pada tanggal 15 September saya akan hadir di Mamuju pada kegiatan gelar wicara Festival Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulbar,” jelas Kang Maman.

Kang Maman mengajak generasi muda, pelajar, mahasiswa serta para pegiat literasi di Sulbar untuk hadir dan terlibat dalam gelar wicara tersebut. Menurutnya, forum literasi bukan sekadar ruang berbicara tentang buku dan membaca, tetapi juga tempat bertukar perspektif, persepsi dan pengalaman.

PP LIDMI Dorong Peran Pemuda Muslim Menyongsong Kebangjitan Peradaban

Ia berharap perjumpaan tersebut dapat membuka ruang berpikir yang lebih jernih di tengah derasnya informasi. “Berbagi perspektif, berbagi persepsi dan berbagi pengalaman tentang keliterasian sehingga sirnalah kerancuan, pergilah ketidakjernihan, datanglah kejernihan, datanglah cahaya, pessuno pota, Pettamao Randang,” ujarnya.

Pesan itu sekaligus menjadi semangat Festival Literasi Sulbar, menjadikan literasi sebagai jalan untuk memperluas wawasan, membangun daya kritis dan menumbuhkan kebiasaan berpikir di kalangan generasi muda.

Agus Ambo Djiwa Dukung Katinting Race, Dorong Tradisi Bahari Pasangkayu Jadi Ikon WisataNaskah hasil penyuntingan:

Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula Tamaga, menjelaskan Festival Literasi tersebut akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pegiat literasi, mahasiswa hingga organisasi pers. Kehadiran berbagai komunitas diharapkan membuat festival tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang perjumpaan dan pertukaran gagasan.

Festival Literasi Sulbar dengan menghadirkan Kang Maman diharapkan menjadi momentum untuk kembali menghidupkan budaya membaca, menulis dan berdiskusi di tengah masyarakat. Terlebih bagi generasi muda, literasi menjadi bekal penting untuk menyaring informasi sekaligus memahami perubahan zaman dengan perspektif yang lebih luas./***

× Advertisement
× Advertisement