ADVERTORIAL

Ketua KONI Sulbar Vs Bupati Mamasa Adu Tinju, Tandai Semarak Pembukaan Kejurprov dan Open Turnamen


BANNIQ.Id. Mamasa. Semarak pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju Sulawesi Barat dan Open Turnamen Tinju di Kabupaten Mamasa ditandai dengan aksi unik. Bupati Mamasa Welem Sambolangi dan Ketua KONI Sulbar Dr. H. Syamsul Samad naik ke atas ring dan saling beradu tinju, Senin malam (14/9/2026).

Aksi tersebut sontak mengundang perhatian dan sorak-sorai para penonton. Meski tampil sebagai lawan di atas ring, keduanya menunjukkan suasana penuh keakraban dan sportivitas.

Lantik Pengurus KONI Mateng Masa Bakti 2026-2030, Syamsul Samad Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Kejurprov Tinju Sulbar dan Open Turnamen tersebut resmi dibuka Bupati Mamasa Welem Sambolangi. Pembukaan turut dihadiri Ketua KONI Sulbar Dr. H. Syamsul Samad, Ketua Pertina Sulbar AKBP Abd. Rahman bersama jajaran pengurus, serta unsur Forkopimda Kabupaten Mamasa.

Ketua panitia yang juga Ketua KONI Mamasa, Yusak Nola Lolang, mengatakan Kejurprov Tinju yang digelar di Mamasa kali ini merupakan penyelenggaraan yang keempat.

Kejurnas Bridge ke 60 Resmi Dibuka, Ketua KONI Berharap Ekonomi Masyarakat Sulbar Ikut Terdongkrak

Menurut Yusak, penyelenggaraan secara berkesinambungan tersebut menjadi bukti konsistensi masyarakat Mamasa dalam mendukung pembinaan olahraga tinju.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mamasa yang terus memberikan dukungan sehingga kejuaraan tersebut dapat terlaksana.
“Kami yakin dengan kesuksesan yang telah empat kali kita gelar, serta dukungan semua pihak, Mamasa akan dapat menggelar Kejurnas Tinju,” ujar Yusak.

Tim SAR Temukan 7 Korban Kapal Dekai Mas 3 Hilang Kontak,Seluruhnya Selamat

Keyakinan tersebut, kata dia, bukan tanpa alasan. Pengalaman menjadi tuan rumah Kejurprov secara berulang menunjukkan kesiapan Mamasa dalam menggelar event olahraga berskala lebih besar.

Saat membuka kejuaraan, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan selamat datang kepada seluruh petinju yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Barat maupun dari luar Sulbar.

Welem meminta seluruh peserta mengedepankan sportivitas dan integritas selama bertanding.

Ia juga mengingatkan bahwa persaingan keras cukup terjadi di atas ring. Setelah pertandingan berakhir, seluruh atlet diharapkan tetap menjaga persaudaraan.

“Di atas ring boleh menjadi lawan, tetapi di luar ring tetap kawan dan sahabat,” kata Welem.

Sementara itu, Ketua KONI Sulbar Dr. H. Syamsul Samad menyampaikan permohonan maaf Gubernur Sulbar yang sedianya hadir dalam pembukaan Kejurprov Tinju tersebut. Namun, gubernur berhalangan hadir karena tiba-tiba harus menghadiri agenda penting lainnya.

Syamsul mengapresiasi panitia, Pemerintah Kabupaten Mamasa dan Pertina yang dinilai telah mempersiapkan Kejurprov dengan baik.

“Saya amati dari awal, saya simpulkan bahwa Mamasa memang sangat siap menggelar Kejurprov. Kesuksesan ini juga karena dukungan dari bupati dan Pertina. Kami apresiasi,” jelas Syamsul.

Atas komitmen dan kerja keras seluruh pihak dalam menyukseskan Kejurprov tersebut, Syamsul optimistis Mamasa ke depan mampu menjadi tuan rumah Kejurnas Tinju.

Lebih dari sekadar ajang mencari prestasi, Syamsul berharap Kejurprov Tinju Sulbar dan Open Turnamen di Mamasa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Kehadiran para atlet, ofisial dan pendamping dari berbagai daerah, menurutnya, harus mampu menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah, terutama bagi pelaku UMKM, sektor pariwisata dan perhotelan.

” Kitabberharap kejuaraan ini tidak hanya intuk mencari prestasi untuk even Pra-PON dan PON tetapi kita juga berharap kejuaraan ini juga memberikan multiplier effect bagi UMKM, pariwisata dan perhotelan karena banyak atlet dan rombongan yang datang ke Mamasa,” ujarnya.

Dengan demikian, Kejurprov Tinju Sulbar di Mamasa tidak hanya menjadi panggung bagi para petinju untuk mengukir prestasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga sekaligus menggerakkan ekonomi daerah./***

× Advertisement
× Advertisement