Penyidik Kejati Sulbar Serahkan Uang Titipan Kasus DAK SMK Senilai Rp 2.3 Miliar ke Kasda

Hits: 240

Berita Acara penyerahan Uang Titipan Kasus DAK SMK tahun 2020 oleh Aspidsus Kejati Sulbar Fery Mupahir,SH;MH kepada Kepala BPKPD Sulbar Drs Amujib(photo:bnq)

BANNIQ.Id.Sulbar.Upaya prepentifikasi Kejaksaan Tinggi Sulbar terhadap tindak pidana korupsi patut diapresiasi, dengan tindakan preventif yang dilaksanakan, Uang RP.2.3 Miliar berhasil dikembalikan ke Kas Daerah (Kasda) Pemprov Sulbar. Uang tersebut merupakan uang titipan dari pemotongan 5% DAK Fisik SMK tahun 2020.

Pengembalian uang titipan tersebut berlangsung di bawah tenda depan Kantor Kejati Sulbar, Kamis (6/5/2021) dihadiri Kajati yang diwakili Aspidsus Kejati Sulbar,Fery Mupahir,SH, Kaban Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pemprov Sulbar, Drs.Amujib dan Inpektorat Pemprov Sulbar yang diwakili oleh Gustam Kamase, hadir Pula Kasi penyidikan Dr.Rizal,F dan Kasi Penkum Kejati Sulbar,Amiruddin,SH.

Fery Mupahir menyampaikan, Uang senilai Rp. 2.340.792.000 merupakan uang penitipan Dari Dana DAK Fisik SMK tahun 2020 pada dinas pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar, untuk disetorkan ke Kasda Provinsi Sulbar sebagai pendapatan dan pengembalian temuan Kejaksaan Tinggi Sulbar tahun 2021.

Fery melanjutkan, pengembalian tersebut sesuai hasil penanganan perkara pada proses penyelidikan dan ekspose kasus tidak ditemukan adanya tindak pidana, lebih khusus tindak pidana Korupsi.

Penandatanganan Berita Acara Penyerahan Uang Titipan Kasus DAK SMK Sumbar oleh Aspidsus Kejati Sulbar,Fery Mupahir,SH;MH(photo:bnq)

“Bahwa dari hasil penyelidikan Jaksa Penyelidik berpendapat bahwa pencantuman 5% dari dana DAK Fisik SMK pada RAB masing-masing sekolah tidak ditemukan bukti adanya tindak pidana lebih khusus tindak pidana korupsi,” Sahutnya.

Dicantumkannya 5 % di dalam RAB sebut Fery sebagai bentuk keterbukaan dan tanggung jawab pengelolaan keuangan. Kemudian sebahagian besar uang tersebut masih berada di kas Sekolah, meskipun ada sebahagian kecil telah dibayarkan ke fasilitator namun telah dikembalikan 100 %.

Ditambahkan, atas penyelidikan kasus ini pula tim penyelidik tidak menemukan adanya Mensrea(Niat Jahat) dari para pihak dalam pengelolaan DAK Fisik SMK tahun 2020. Berbeda modusnya dengan DAK SMU, sudah ada niat jahat nya dimana pemotongan 3% dari 20 % untuk kepentingan orang-orang Dinas di Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar.

” Itulah dasar penghentian penyelidikan kasus ini untuk sementara waktu, tetapi bila ada bukti-bukti baru yang mendukung pembuktian penyimpangan dana DAK ini baik di persidangan DAK SMA, ataupun masukan dari masing-masing pihak tidak menutup kemungkinan untuk kembali membuka lagi penyelidikan kasusnya,” Pungkasnya.

Kepala BPKPD Sulbar,Drs.Amujib saat menanda tangani Berita Acara Penyerahan Uang Titipan Kasus DAK SMK tahun 2020(photo:bnq)

Merespon hasil kerja penyidik Kejati Sulbar yang telah menyelamatkan uang negara dari dana DAK SMK tersebut, melalui tindakan prefentif, Kepala BPKPD Sulbar,Drs Amujib menyebut sebagai satu langkah maju yang dilakukan oleh Penyidik Kejati Sulbar.

” Kegiatan ini atau penyerahan hari ini adalah langkah Maju di Pemerintah Provinsi Sulbar, langkah maju yang mengingatkan kita bahwa Kejati Sulbar telah melakukan tindakan prefentif ,sehingga kejadian yang sama di DAK SMU tidak terjadi, kita berterima kasih kepada Kajati dan seluruh Jajarannya yang telah membantu Pemprov mencegah los keuangan Pemprov Sulbar, dan dana ini akan disetor ke Kasda sebagai bagian dari pendapatan yang akan diformulasi kembali untuk membiayai program pendidikan di Dinas Pendidikan Sulbar,” Urainya.

Atas keberhasilan tersebut, Amujib berharap agar Kejati Sulbar terus melakukan pendampingan untuk meminimalisir agar tidak terjadi lagi kondisi-kondisi yang ada Di Dinas Pendidikan satu tahun ini. Kemudian kepada wartawan Mujib juga berharap agar memberitakan peristiwa penyerahan tersebut, sebagai berita penyemangat agar Pemprov tetap berjalan di atas rel perundang-undangan.

” Kemudian kepada rekan-rekan media kami ucapkan terima kasih atas liputan hari ini dan mohon pemberitaan hari ini yang memberikan semangat bagi Pemprov untuk berjalan diatas rel ketentuan peraturan undangan yang ada, juga dapat terus menggiatkan pemahaman untuk terus, mengingatkan kita semua aparat sebagai pembelajaran,” simpul mantan Kepala BKD Sulbar ini.|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *