Prof.Husain: UNM Akan Maksimal Bantu DPRD Sulbar dalam Penyusunan Perda Pendidikan

Hits: 22

Rektor UNM,Prof.Dr.H.Husain Syam,MT, bersama Wakil Ketua DPRD Sulbar,Usman Suhuriah dan Ketua Bapemperda,H.Syahrir Hamdani(photo:repro)

BANNIQ.Id.Makassar. Upaya DPRD Sulbar untuk menghasilkan Perda yang representatif dan Partisipatif, dilakukan dengan melibatkan Unsur Perguruan Tinggi, Salah satu Perguruan Tinggi yang dilibatkan dalam Penyusunan Ranperda yakni,Universitas Negeri Makassar (UNM).

Wakil Ketua DPRD Sulbar,Usman Suhuriah dan Ketua Bapemperda,H.Syahrir Hamdani telah bertemu dengan Rektor UNM, Prof.Dr.H.Husain Syam,MT, Rabu, 14 Desember 2020., Membahas persiapan FGD pembahasan Ranperda Pendidikan.

Upaya DPRD Sulbar untuk melibatkan UNM dalam Proses Penyusunan Ranperda, disambut Positif Rektor UNM.

” Ada Pak Usman dan Pak Syahrir dari DPRD Sulbar temui saya, maksud kedatangan mereka adalah meminta Pihak UNM untuk memberi pemikiran dalam penyusunan Ranperda,Khususnya Ranperda Pengelolaan Pendidikan, Insya Allah Pakar pendidikan di UNM baik orang Sulbar maupun bukan orang Sulbar akan saya arahkan untuk membantu secara maksimal,” Urai Prof Husain,Via telpon,Jum’at(16/1/2020).

Terkait materi Ranperda tersebut, sambung Prof.Husain, nantinya para pakar pendidikan UNM tersebut akan mengkaji lebih mendalam tentang konten yang akan menjadi pokok-pokok bahasan dari Ranperda tersebut, termasuk sentuhan local wisdom Sulbar yang dapat menjadi bahagian dari upaya pengembangan dan pembangunan pendidikan di Sulbar di masa yang akan datang.

“Kami sudah minta draft dari Ranperda tersebut, untuk dikaji lebih mendalam tentang konten yang menjadi pokok-pokok bahasan , termasuk sentuhan kearifan lokal atau Lokal wisdom Sulbar yang relevan dengan pengembangan dan pembangunan pendidikan,” Timpalnya.

Lebih Jauh Prof.Husain menguraikan, relevan dengan pembangunan di Sulbar termasuk pembangunan SDM melaui Sektor Oendidikan, diperlukan juga pengkajian mendalam terkait visi Pembangunan Sulbar yang malaqbiq.

kata Professor bidang Teknik ini, Kata Malaqbiq yang menjadi visi Pembangunan Sulbar diperlukan indikator yang seragam dari Malaqbiq tersebut, karena selama ini pemaknaan Malaqbiq masih bersifat personal, belum ada indikator yang menjadi rujukan secara umum.

” Terkait dengan visi pembangunan sulbar, “Malaqbiq, ini juga masih perlu pengkajian tentang indikator-indikator yang terkandung dari Malaqbiq itu, selama ini Kata Malaqbiq baru mengacu pada pandangan personal, belum ada indikator seragam dari makna Malaqbiq, ini penting agar pijakan kita lebih jelas pada visi Malaqbiq tersebut dalam membangun Sulbar,” Pungkasnya.|smd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *