BANNIQ.Id. Mamuju. – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, menyambut positif berbagai tanggapan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atas hasil penilaian kanal informasi website dan media sosial yang baru-baru ini dilakukan.
Penilaian tersebut merupakan bagian dari evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan menjadi salah satu indikator dalam perhitungan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Sejumlah OPD pun memberikan masukan agar mekanisme serta indikator penilaian dapat dipahami lebih komprehensif.
Ridwan menilai, respons yang disampaikan OPD menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap pengelolaan kanal digital pemerintahan. Menurutnya, keaktifan agen kehumasan di setiap perangkat daerah menjadi kunci dalam memperkuat arus informasi publik.
Ia menegaskan, optimalisasi website dan media sosial tidak sekadar memenuhi aspek administratif, tetapi berperan strategis dalam mempublikasikan program prioritas daerah, termasuk Program Pancadaya yang diusung Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.
Publikasi yang konsisten dan terstruktur, lanjutnya, akan memperluas penyebaran informasi pembangunan sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah di mata masyarakat.
Ridwan memastikan evaluasi sistem penilaian akan terus disempurnakan agar lebih objektif dan terukur, seraya mengapresiasi kritik serta partisipasi aktif OPD demi peningkatan kualitas pelayanan informasi publik di Sulawesi Barat.








