BANNIQ.Id. Mamuju. Ketua PW IKA PMII Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menyoroti pentingnya karakter bagi generasi muda saat dialog bertajuk Munajat Cinta Ramadan IKA PMII. Kegiatan yang mengangkat tema “Meneguhkan Peran Alumni PMII dalam Menjaga Nilai Ahlussunnah Waljamaah di Tengah Dinamika Zaman” itu dihadiri ratusan kader dan alumni PMII Sulbar, serta dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Mamuju, Rabu (11/3/2026).
Dalam dialog tersebut, SDK menilai tantangan terbesar anak muda saat ini bukan hanya persoalan pendidikan, melainkan karakter dalam menghadapi persaingan hidup. Menurutnya, masih ada generasi muda yang merasa kalah sebelum benar-benar berjuang di lapangan.
Ia juga menyinggung sistem pendidikan yang dinilai belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan zaman. Meski demikian, SDK menegaskan bahwa karakter yang kuat tetap menjadi modal utama untuk bertahan dan bersaing, bahkan ketika latar belakang pendidikan tidak sepenuhnya relevan dengan dunia kerja.
SDK menyebut peluang masa depan justru lebih terbuka di sektor usaha dibandingkan birokrasi. Menurutnya, dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, peluang di birokrasi akan semakin terbatas seiring sistem kerja yang makin efisien dan berbasis teknologi.
Karena itu, Gubernur Sulbar tersebut mengajak kader PMII untuk mulai menyiapkan diri menghadapi dunia usaha yang dinilainya lebih terbuka bagi mereka yang berani mengambil peluang.
Ia pun mencontohkan pengalaman seorang rekannya yang berhasil memulai usaha meski tanpa modal besar. Bagi SDK, keberanian menciptakan peluang serta karakter yang kuat menjadi kunci utama untuk bertahan dan sukses di dunia usaha./***








