Gunakan Anggaran Milyaran Rupiah, Pabrik Pengelola Kelapa Dalam Diduga Hanya Beroperasi Tiga Bulan

Hits: 8

BANNIQ.Id.Pasangkayu, — Bangunan dan Mesin pabrik pengelolaan kelapa Dalam di Desa Kaluku Nangka, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar terkesan Mangkrak. Pasalnya, proyek yang digelontorkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab Pasangkayu yang berupa beberapa bangunan yang berdiri kokoh dengan beberapa fasilitas pengelolaan Kelapa Dalam ini tidak dapat beroperasi lama. Hal ini di ungkapkan oleh salah seorang Masyarakat sekitar yang berhasil diwawancarai awak media ini beberapa waktu lalu.

“Yang saya tahu pak Pabrik di depan rumah saya ini hanya beroperasi selama 3 Bulan”, ungkap Masyarakat tersebut.

Adapun saat ditanyai soal kapan awal dibangunnya, Masyarakat ini mengaku tidak tahu menahu pastinya. Namun menurutnya Tahun 2020 kemarin telah dilakukan pekerjaan pembangunan tambahan beberapa unit bangunan.

“Yang saya tahu Tahun 2020 kemarin sempat dibangun beberapa bangunan lagi pak”, jelasnya.

Sementara itu Presidium Serikat Kontrol Korupsi Indonesia (SIKKOKI) Sulbar Abd Rahman As’ad saat diwawancarai mengatakan bahwa bangunan yang ada terkesan pemborosan Anggaran. Ia mengungkapkan, seharusnya Dinas terkait lebih cermat melihat apa kendala sehingga Gedung dan fasilitas yang ada saat ini tidak dapat beroperasi dengan normal bukan hanya sekedar menganggarkan.

“Saya dapat menilai Gedung dan segala fasilitas yang ada saat ini akan menjadi sebuah monumen saja. Bagaimana tidak, Proyek yang telah menelan begitu besar Anggaran tidak beroperasi lama dan saat ini terkesan hanya menjadi sebuah pajangan Gedung besar yang ada di tengah Masyarakat Desa Kaluku Nangka”, tegasnya.|Edis/asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *