Kajati Sulbar Beri Santunan ke Pasien Kurang Mampu di RS Regional

Hits: 3

Kajati Sulbar,Johnny Manurung,SH didampingi Asintel Irvan Pahala Samosir,SH;MH dan Kasipenkum, Amiruddin,SH saat mengunjungi Pasien kurang mamapu di RS Regional Sulbar(photo:repro)

BANNIQ.Id.Sulbar. Aksi kepedulian terhadap sesama kembali dilakukan oleh Kajati Sulbar,Johny Manurung,SH setelah mendengar informasi adanya keluarga kurang mampu yang tengah berada di Rumah Sakit dan tertahan karena tidak ada biaya pengobatan usal melakukan persalinan cesar di RSU Regional tersebut.

Kajati Sulbar Johny Manurung,SH didampingi oleh Asintel Kejati Irvan Pahala Samosir,SH;MH, Kasipenkum Amiruddin,SH dan beberapa pejabat lainnya langsung menuju RS Regional usai mendaptkan informasi tersebut, Rabu (23/3/2021).

Jony Manurung dan Rombongan setiba di RS langsung melihat kondisi ibu dan bayinya, serta menyerahkan santunan kepada Pasien Cakmania dan Suaminya Muji. Pasien yang berasal dari kecamatan Kalukku ini berterima kasih dan merasa terharu atas kunjungan dan santunan ynag diberikan oleh Kajati Sulbar, berupa uang tunai sebesar Rp. 10 juta.

“ Kami berterima kasi pak atas bantuan yang diberikan, semoga bapak tetap diberikan kesehatan, kesuksesan dan reskinya bertambah,” kata muji dengan linangan air mata

Kepada Kajati Sulbar Muki menceritakan kondisi dirinya yang hanya bekerja sebagai buruh tani dan masih numpang di rumah orang lain.

“Saya hanya buruh tani pak, tak punya rumah masih numpang tinggal dirumah orang,”imbuhnya.

Berkat sikap mulia Kajati Sulbar, ahirnya ibu dan bayinya dibolehkan pulang oleh pihak RS.Regional Sulbar.

“Kemarin istri saya tidak bisa pulang pak karena tidak mampu bayar biaya rumah sakit, tapi sekrang sudah bisa pulang karena dibantu oleh bapak Kajati,” tutup ayah sang bayi itu.

Kasi Penkum Kejati Sulbar, Amiruddin SH, menjelaskan kegiatan tersebut tidak ada perencanaan sebelumnya , hal itu dilakukan spontan begitu mendengar informasi adanya pasien yang tertahan di RS langsung berkunjung ke sana melihat kondisi pasien dan bayinya.

” Kegiatan itu mendadak jadi kami tidak sempat menginfokan sebelumnya, begitu beliau mendengar informasi itu, beliau perintahkan untuk kita bergerak ke sana,” Simpul Amiruddin.|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *