NASIONAL

Muktamirin Sulbar Dukung Prof.Nazaruddin Sebagai Calon Ketua PBNU pada Muktamar ke 35 Jombang

BANNIQ.Id. Mamuju. Ribuan muktamirin dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia mulai bergerak menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Mereka akan mengikuti Muktamar ke-35 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.

PWNU Sulawesi Barat menjadi salah satu delegasi yang akan ambil bagian dalam forum tertinggi organisasi Nahdlatul Ulama tersebut. Sulbar mengirimkan 28 muktamirin sebagai peserta penuh.

Natalius Pigai Berharap RUU Perampasan Aset Dirumuskan Terukur dan Lindungi Hak Rakyat

Ketua Rombongan Muktamirin Sulbar, Dr. H. Adnan Nota, M.Ag., mengatakan seluruh delegasi Sulbar dijadwalkan berangkat pada Rabu (26/8/2026).

“Insya Allah PWNU Sulawesi Barat berangkat hari ini. Jumlah peserta penuh ada 28. Jadi setiap PCNU ada empat peserta penuh, kemudian dari PW juga demikian,” jelas Adnan, Rabu (26/8/2026).

Gus Kikin Terpilih Sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031

Adnan menjelaskan, 28 peserta penuh tersebut merupakan delegasi dari PWNU Sulbar bersama enam PCNU yang akan mengikuti seluruh rangkaian Muktamar ke-35 PBNU.

Selain membawa mandat organisasi, PWNU Sulbar juga telah menyiapkan sikap terkait sejumlah agenda penting Muktamar, termasuk pemilihan Ketua Umum PBNU periode 2026–2030.

Saham Bank Mandiri Melemah Usai Pemblokiran Rekening Nasabah Warga Pati Supriyono

Sejumlah nama sebelumnya telah muncul dalam bursa calon Ketua Umum PBNU, di antaranya KH Imam Jazuli, KH Abdul Ghaffar Rozin, KH Yusuf Chudlori, dan Prof. Nasaruddin Umar.

Menurut Adnan, PWNU Sulbar telah melakukan pembahasan internal bersama seluruh PCNU terkait arah dukungan tersebut. Hasilnya, enam PCNU bersama PWNU Sulbar telah mencapai kesepakatan untuk memberikan dukungan kepada Prof. Nasaruddin Umar.

“Untuk calon ketua umum, hari ini PWNU Sulawesi Barat sudah bersepakat, enam PCNU dan satu PW. Insya Allah akan mendukung Prof. Nasaruddin Umar sebagai Ketua Umum PBNU untuk periode 2026–2030,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait komposisi Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa), Adnan menyebut PWNU Sulbar telah mengirimkan sembilan nama yang akan menjadi bagian dari proses tersebut.

Salah satu nama yang masuk dalam daftar tersebut adalah KH Miftahul Akhyar.

“Untuk persoalan dukungan ke Ahwa, sudah kita kirimkan nama. Insya Allah ada sembilan orang yang akan masuk di Ahwa, salah satunya adalah Miftahul Akhyar,” jelas Adnan.

Dengan kesiapan 28 peserta penuh serta sikap politik organisasi yang telah disepakati, PWNU Sulbar berharap Muktamar ke-35 PBNU dapat berlangsung dengan tertib dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa NU semakin kuat dalam menghadapi tantangan keumatan dan kebangsaan ke depan./md***

× Advertisement
× Advertisement