INFRA STRUKTUR

Pavenment Penanganan Abrasi Pantai Karema Progresnya Sudah Finishing, Masyarakat Berterima Kasih ke BPJN

Proyek Blok Beton Penanganan Abrasi Pantai Karema yang Progres Pengerjaannya sudah Finishing(foto;Banniq.Id)

BANNIQ.Id. Mamuju. Ancaman abrasi pantai karema yang merupakan kawasan yang sering dijadikan oleh masyarakat untuk berekreasi akhir pekan bahkan lomba olah raga air seperti Dayung, Sandeq Silumba dan juga Lomba Pacu Katinting, teratasi dengan dibangunnya blok beton pemecah ombak yang menggerus pondasi tanggul pantai ini.

Tahun Anggaran 2025 ini BPJN Sulbar mengintervensi melalui proyek Preservasi jalan Arteri mamuju Ring Road ( Off Pavenment Penanganan Abrasi, yang telah dikerjakan oleh penyedia jasa yang dimulai beberapa bulan lalu dan saat ini sudah memasuki finishing pengerjaan.

Dinas PUPR Sulbar Perbolehkan Pembukaan Guardrail Jalan Arteri Hanya untuk Kegiatan Penimbunan Lahan

” Yah melihat progressnya sudah proses finishing sekira 90 % proyek penanganan abrasi Pantai Karema,” jelas PPK 1.1 PJN I BPJN Sulbar, Edward,ST, Minggu (28/9/25). Nantinya kawasan tersebut kata Edward tetap bisa dikembangkan seperti biasa untuk pengembangan pariwisata di Mamuju.

Kemudian untuk pemeliharaannya di masa yang akan datang tetap masih tanggung jawab balai karena menjadi bahagian dari jalan arteri.

Terkait Keretakan Jalan Trans Sulawesi di Rangas, PPK Tegaskan Penyebabnya Faktor Alam Bukan Gagal Konstruksi

” Itu bahagian dari jalan arteri dan tanggung jawabnya masih ada di kami untuk pemeliharaannya,” pungkas Edward.

Sementara itu Rafiuddin seorang warga Rangas mamuju yang tengah menyaksikan lomba pacu Katinting mengparesiasi phak BPJN sulbar yang telah melakukan pembenahan terhadap tanggul di Kawasan Pantai Karema, sehingga tetap aman ditempati masyarakat dan pemerinta melaksanakan kegiatan.

Kolaborasi BPJN, Pemprov Sulbar, dan Pemkab Mamuju Tuntaskan Perbaikan Jalan Kota

” Kami apresiasi balai yang telah melakukan pembenahan tanggul di Pantai ini, mulanya sudah terancam rubuh karena gerusan ombak, tapi dengan penanganan blok beton yang terpasang di sepanjang pantai ini menjadi aman dan nyaman kembali ditempati masyarakat dan pemerintah berkegiatan seperti lomba katinting ini,” Tandasnya./ham-asd.

× Advertisement
× Advertisement