Pemkab Mamuju Bersama FEB UI Gelar Pelatihan untuk UMKM Berbasis Sawit

Hits: 28

BANNIQ.Id.Mamuju, – Covid-19 dirasakan telah mengganggu usaha-usaha baik UKM maupun petani sawit, salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah melalui pelatihan kewirausahaan di masa pandemic kepada para UKM serta petani sawit. Pelatihan ini diselenggarakan melalui protokol yang cukup ketat dengan membatasi jumlah peserta yang berada dalam ruangan (sehingga dibagi menjadi dua gelombang serta terdapat sesi online dan juga peserta di lengkapi dengan APD yang cukup lengkap).


UKM Center FEB UI yang disponsori sepenuhnya oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Kementerian Keuangan Republik Indonesia, mengadakan kegiatan bootcamp pemberdayaan dan penguatan kelembagaan UKM Kelapa sawit. Kegiatan ini diawali dengan proses pengumpulan database dengan melibatkan, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), dinas koperasi, dinas perkebunan, dan UKM Berbasis Kelapa Sawit di Mamuju. Setelah itu, database yang didapatkan kemudian dikembangkan menjadi Mitra Binaan Unggul Petani Sawit dan UKM Berbasis Kelapa Sawit yang nantinya akan diberikan pelatihan dan juga pendampingan.

Saat ini sedang berlangsung proses bootcamp kepada 30 peserta terpilih di Mamuju yang terdiri dari UKM binaan Dinas Koperasi Mamuju yang memiliki produk berbasis kelapa sawit dan juga petani sawit binaan Dinas perkebunan yang juga memiliki usaha. Bootcamp selama 6 hari ini (2-7 November) ini dibuka dengan sambutan oleh Bapak Pjs.Bupati Mamuju H.Abdul Wahab,HS.

Wahab menjelaskan, kondisi Mamuju serta perkebunan kelapa sawit di Mamuju.
Acara dilanjutkan dengan sesi membuat canvas model bisnis agar para UKM serta petani mengetahui model bisnis yang baik yang terdiri dari sembilan elemen utama, antara lain: membangun partner, menjelaskan aktivitas, mengetahui sumber daya potensial, nilai dari produk, bagaimana hubungan dengan konsumen, channel distribusi, segmentasi konsumen, struktur biaya dan pendapatan. Dari seluruh peserta dipilih dua peserta yang mewakili Mamuju untuk maju dan disandingkan dengan para UKM di wilayah Kotawaringin Kalimantan Tengah dan Sanggau Kalimantan Barat.

Antusiasme peserta sangat baik pada acara ini. Terpilihlah Ibu Nasidah binaan Dinas koperasi Mamuju yang memproduksi sabun herbal berbasis kelapa sawit dan Bapak Rusli yang memproduksi pakan herbal untuk hewan. Hampir keseluruhan produk peserta bagus dan bisa mengharumkan nama Mamuju di kancah nasional.

Hadiah diserahkan oleh Ibu Nursiah selaku Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro mewakili Kepala Dinas Koperasi,UKM dan Perindustrian Kabupaten Mamuju.
Acara selanjutnya adalah quiz yang dilakukan serempak di tiga daerah. Lagi-lagi Mamuju memenangkan quiz berbasis kewirausahaan tersebut dan berada di posisi pertama yang diwakili oleh Wawan.

Sesi hari kedua adalah materi terkait pemasaran digital serta foto produk. Materi ini sangat dibutuhkan oleh peserta di era pandemi yang disampaikan oleh influencer Instagram dan youtube langsung. Sehingga peserta bisa belajar bagaimana pemasaran digital serta foto produk yang baik.

Pada sesi online nanti akan ada materi terkait pembuatan laporan keuangan serta kisah sukses para usahawan berbasis sawit. Beberapa peserta menyatakan bahwa “acara sangat menarik dan luar biasa serta semoga kegiatan ini terus berlanjut. Materi berguna bagi pengembangan kewirausahaan Mamuju”. UKM Center FEB Universitas Indonesia selaku penyelenggara ini menyatakan “semangat para peserta sangat luar biasa untuk belajar meskipun beberapa narasumber di remote langsung melalui zoom dan tidak mematahkan semangat para peserta” ujar permata wulandari sebagai ketua panitia bootcamp kegiatan pemberdayaan dan penguatan kelembagaan kelapa sawit.


UKM Maju… UKM Mandiri… UKM Naik Kelas… Begitulah harapan para pengusaha berbasis kelapa sawit di daerah Mamuju. Terimakasih kepada BPDP-KS yang telah mensponsori acara ini.|asdar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *