Rasa Bahagia Pengurus Yayasan Hidayatullah Tercurah Saat Menerima Bantuan dari Bupati Mamuju

Hits: 3

BANNIQ.Id. Mamuju. Rasa kebahagiaan tidak bisa disembunyikan oleh ketua yayasan Hidayatullah Mamuju Abdul Madjid, betapa tidak setelah sekian lama menunggu untuk meresmikan ruang kelas baru (RKB) yang merupakan bantuan dari pemerintah Kabupaten Mamuju akhirnya dapat dilakukan pada Senin, 31 Agustus 2020.
Kebahagiaan tersebut semakin lengkap tatkala sang pemberi bantuan Bupati Mamuju H. Habsi Wahid secara tiba-tiba menghadiri kegiatan peresmian RKB yang ada di kampus II desa tadui, salutalawar kecamatan Mamuju. agenda kehadiran orang nomor satu di Mamuju itu bahkan tak pernah tercatat di penjadwalan protokol Bupati.


Menerima kehadiran pimpinan daerah, Abdul Madjid menyampaikan rasa bahagia atas kedatangan Habsi Wahid untuk menyaksikan sendiri pemanfaatan RKB yang dibangun sejak 2019, ia menuturkan adanya ruang kelas tersebut sangat membantu siswa yang akan menuntut ilmu agama di yayasan hidayatullah, dari tiga RKB yang telah terbangun diperhitungkan dapat menampung sekira 60 orang murid karena masing-masing kelas akan di isi 20 orang.


Kami sangat berterimakasih atas kepedulian Pak Haji ( H. Habsi Wahid, red) terhadap pengembangan pendidikan di daerah ini utamanya pengembangan pendidikan keagamaan, kami juga telah mengikuti beberapa program pemerintah yang sangat baik seperti gerakan shalat subuh berjamaah, itu sangat membantu dalam menjalankan syiar agama, kata Madjid.

Menyampaikan sambutannya, Habsi Wahid mengungkapkan nyaris lima tahun terakhir kepemimpinannya, ia bersama wakil bupati senantiasa berupaya melakukan keseimbangan pembangunan antara duniawi dan uhkrawi, alih-alih berorientasi pada pembangunan infrastruktur, ternyata pembangunan juga terus digalakkan pada sektor pengembangan moralitas dan keagamaan, Pemimpin yang dikenal dengan gerakan Shalat subuh berjamaah ini menggambarkan telah banyak program untuk mewujudkan pembangunan yang seimbang, seperti pembangunan TPA-TPA di semua desa dan kecamatan, pemberian insentif pada imam masjid dan guru mengaji, hingga pengentasan buta aksara alquran yang hasilnya telah tercatat di Rekor MURI dengan khatam alquran terbanyak binaan Pemkab Mamuju.

“Pembangunan masyarakat harus paripurna, yang dilakukan seimbang antara dunia dan akhiratnya, karena kalau hanya fisiknya berarti tidak sempurna, olehnya harus tetap dilakukan sejalan” Pungkas Habsi|Asdar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *