Kehadiran Band The Manakarra Jadikan Peserta Sosialisasi AKB Lebih Terhibur

Hits: 1

BANNIQ.Id.Mamuju. Sosialisasi Peraturan bupati mamuju No. 18 tahun 2020, tentang adaptasi kebiasaan baru dalam rangka pencegahan corona virus disease 2019 (Covid-19), memberikan kesan tersendiri pada sejumlah masyarakat yang membanjiri anjungan pantai manakarra sebagai lokasi pelaksanaan.

Tidak hanya karena Sosialisasi tersebut dikemas dengan senam kesegaran jasmani tapi juga disuguhi hiburan salah satu band lokal kenamaan “The Manakarra”.
Group band yang terbentuk tahun 2007 dan digawangi Erik (vokal), Suandy (Drum), Mulfi (Lead Guitar), Wisnhu (Bass) Oghel (keyboard) mampu menyulap acara sosialisasi yang biasanya sangat formal menjadi lebih kekinian.

Ani (30) seorang warga yang mengikuti kegiatan yang dimulai dari jam 6:30 pagi (Minggu, 23 agustus 2020) mengaku, sangat terhibur dengan acara sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang dikemas kekinian, terlebih hadirnya band lokal the manakarra yang memberi kesan acara tersebut lebih menghibur.

” enak kalau begini acara sosialisasi, tidak bosanki ada juga hiburan, dikasiki juga minuman gratis, lebih-lebih ada The manakarra,lengkap ” kata dia.

Erik, vokalis band The manakarra mengaku bangga telah ikut andil dalam mengkampanyekan adaptasi kebiasaan baru dalam upaya menekan angka pandemi covid-19, ia berharap masyarakat tidak hanya menikmati hiburan di acara sosialisasi tapi lebih kepada aplikasi atas aturan tersebut.

Dalam kegiatan yang juga disertai pembagian masker kain gratis The Manakarra membawakan lima lagu yang terlihat sangat memberikan warna pada kegiatan tersebut, meski disayangkan beberapa orang tidak dapat menahan diri untuk berswafoto bersama pelantun “tanpa perasaan” di atas panggung mini yang disiapkan, namun Erik berharap agar kondisi tersebut dapat menjadi pelajaran untuk benar-benar membiasakan protokol kesehatan dalam mencegah penularan virus corona.

Terpisah, Bupati Mamuju Habsi Wahid menekankan, bahwa semangat dari isi Perbup yang dikeluarkan untuk memutus mata rantai corona virus sesungguhnya lebih kepada ajakan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membiasakan protokol kesehatan minimal melakukan tiga langkah sederhana, yakni memakai masker, sesering mungkin mencuci tangan dan menjaga jarak aman, adapun sanksi sosial yang termuat di dalamnya agar dapat menjadi pemacu masyarakat untuk lebih mematuhi aturan yang dibuat demi keselamatan bersama tersebut.|asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *