OPD Lingkup Pemprov Qurbankan 17 Ekor Sapi untuk Warga Terdampak Gempa

Hits: 56

Suasana Pemotongan Daging Qurban di area Masjid Baitul Anwar kompleks perkantoran Gubernur Sulbar(photo: banniq)

BANNIQ.Id.Sulbar.Perayaan hari raya Qurban tahun ini, OPD Lingkup Pemprov Sulbar kembali menunjukkan kepedulian terhadap warga Mamuju dan masyarakat terdampak gempa, di Kecamatan Tappalang dan Malunda, dengan menyumbangkan hewan qurban sebanyak 22 Ekor Sapi .

” Perlu kami sampaikan bahwa hari ini OPD Lingkup Pemprov Sulbar telah menyumbang 22 Ekor sapi untuk warga sekitar Masjid Baitul Anwar dan 17 ekornya lagi kita kirim ke wilayah terdampak gempa di Malunda dan Tappalang, sejak dua bulan lalu telah kita sampaikan ke OPD-OPD untuk berpartisipasi menyiapkan hewan Qurban ini, jadi setiap OPD ada tuju orang menyumbang satu ekor sapi,” urai Kabid Bina Mental Spritual Biro Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulbar,Maqdum Ibrahim, di lokasi penyembelihan hewan kurban di area masjid Baitul Anwar,Selasa(20/7).

Disebut juga, untuk hewan qurban bagi masyarakat kecamatan di seluruh wilayah Provinsi Sulbar, Pemprov Sulbar melalui Biro Pemerintahan dan Kesra tahun ini juga menyumbangkan 75 ekor sapi kurban, dengan rincian 69 ekor yang dibagi di seluruh Kecamatan di Sulbar, dan 6 ekornya untuk masjid besar di Ibukota Kabupaten Masing-masing.

” Untuk Pemprov melalui Biro Pemerintahan dan Kesra tahun ini juga telah menyumbangkan 75 ekor sapi dgn bobot rata-rata 300 kg, untuk masyarakat di kecamatan SE Sulbar yang berjumlah 69 ditambah 6 ekor untuk masjid besar di setiap ibukota Kabupaten,” lugasnya.

Kemudian dari Presiden Joko widodo, seekor sapi Qurban juga telah berada di lokasi penyembelihan di desa Bonde Campalagian,dengan bobot 1.8 ton.

” Untuk sapi kurban presiden Joko Widodo akan disembeli di desa Bonde Campalagian,bobotnya 1.8 ton dengan harga Rp.80 juta,” timpalnya.

Ditambahkan, pembagian daging kurban tersebut tidak dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya dengan menggunkan Kupon, tetapi diantarkan langsung ke rumah masyarakat.

” Karena situasi Pandemi dan konsistensi untuk taati himbauan pemerintah untuk berkerumun, daging qurbannya kita antarkan ke rumah masyarakat, dan untuk daging kurban ini juga bukan semata untuk keluarga miskin siapapun bisa menikmati untuk merasakan sama-sama daging tersebut,” simpulnya.|asdar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *