Putus Mata Rantai Penyebaran Covid 19, La Kayang Hadir dengan Gerakan Makkatto-Kattoq Boyang Luluareq

Hits: 100

Laila Nur Djamaluddin,Saat berada di Industri Tradisional pembuatan Gula Merah di Polman(photo:Lakayang)

BANNIQ.Id.Polewali.Lembaga Sosial La Kayang Fondation besutan Srikandi Tanah Mandar yang berdomisili di Jakarta, Laila Nur Djamaluddin, kini tengah melakukan gerakan peduli kesehatan untuk memutus mata rantai wabah Covid-19 di Polewali Mandar. Gerakan ini dilakukan dengan membagikan masker ke masyarakat dengan mendatangi rumah warga secara langsung.

“Gerakan ini kami sebut dengan makkatto-kattoq boyang luluareq,” Ujar Laila Nur Djamaluddin, via rilis elektronik Sabtu, (22/08/2020).

Sebagai starting awal, Laila memilih daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, yakni Desa Amola dan Tanete. Di daerah ini , Laila bertemu langsung dengan warga setempat. Naik turun tangga rumah warga dan berinteraksi langsung dengan warga setempat. Bahkan Laila tidak canggung-canggung memasangkan langsung masker kepada warga, baik anak-anak maupun orang tua.

Dikatakan Laila Nur , aksi bagi-bagi masker tersebut merupakan gerakan La Kayang Foundation untuk menyadarkan masyarakat terkait masih mewabahnya pandemi Covid-19. Sehingga dalam ajakan Laila ia mengingatkan 4 poin, yakni jaga jarak, pakai masker, cuci pake tangan dan berdoa.

“Poin-poin itu kami jadikan sebagai bahan sosialisasi untuk kepentingan bersama,” Ucap Adik kandung Panglima Puisi Husni Djamaluddin ini.

Selain berbagi masker, Laila juga membagikan beasiswa terhadap pelajar, dari seluruh tingkat dan jenjang pendidikan. Tak hanya tentang penyadaran covid, warga juga berdiskusi tentang persoalan yang dihadapi warga tersebut.

Dibalik Gerakan Katto-kattoq untuk warga yang digagasnya, mengendus issu bahwa kegiatan itu sebagai bagian dari sosialisasi dirinya menuju Pilkada Polman 2023, Namun Perempuan Mandar ini menepisnya.

“Tidak, Tidak demikian tapi soal endingnya bagaimana nantilah Kalau ternyata mendapat dorongan dari warga,” Ucapnya diplomatis.

Di Ujung penyampaiannya, Laila Nur mengunci bahwa aksi peduli kemanusiaan La Kayang Foundation bukan muncul secara dadakan karena dirinya telah memulai gerakan kemanusiaan ini sejak 2008, dan di awal Pandemi La Kayang juga sudah bergerak membagikan ribuan masker,telur,hand sanitizer,vit C,susu,Baju hazmat,sembako di beberapa titik di Wilayah Sulbar|hms.Lkyg/Asd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *